TAUSYIAH SMS
Pekerjaan
tersulit dalam kehidupan adalah membersihkan nafsu dari kotorannya
Bekerja
keras adalah bagian dari fisik,
bekerja
cerdas merupakan bagian otak,
sedangkan
bekerja ikhlas merupakan bagian dari hati.
Banyak
hal yang bisa dilakukan dengan kecerdasan,
tapi cerdas tanpa hati nurani lebih berbahaya
karena
bisa membuat kejahatan yang lebih dahsyat.
Jagalah
hati
dari
semainya bibit kesombongan dan kedengkian,
sebab
jika bibit-bibit seperti itu tumbuh
maka
lambat laun hati kita akan mati.
Jual
beli itu
bukan
hanya masalah transaksi uang dan barang
tapi
harus jadi amal soleh.
Hilangnya
nikmat adalah saat kita tak pandai bersyukur. Bersyukur kepada Allah itu ada
tiga cara :
bersyukur dalam hati,
dengan
lisan
dan
dalam sikap/perbuatan.
Bintang
ilmu, bulan makrifat, dan matahari tauhid semuanya bersarang dan terbit hanya
pada hati kita.
Orang
yang cerdas menurut Rosulullah
adalah
orang yang mampu menahan hawa nafsu
dan
beramal untuk hari sesudah maut.
Kesuksesan
adalah
milik orang yang sangat gigih mengubah dirinya
dan
tidak akan terjadi perubahan
kecuali
pada orang yang berani
melihat
kekurangan dirinya.
Kegagalan
biasanya
disebabkan oleh satu kelemahan manusia,
yaitu
tidak adanya keseimbangan
antara
keinginan dan kesungguhan
dalam
menyempurnakan ikhtiar.
Mencari
seribu satu alasan untuk memaklumi orang lain adalah cara melatih diri
agar
berprasangka baik kepada orang beriman
dan
waspada terhadap orang zhalim.
Keluh
kesah dan amarah
tidak
akan banyak mengubah keadaan,
selain
akan lebih mempersulit posisi kita sendiri.
Ketidaksabaran
kadang muncul
karena
kita kurang mampu memahami hikmah
dibalik
musibah yang menimpa.
Jadikan
hari yang tersisa
menjadi
hari yang selalu merindukan rida Allah.
Harta
manusia sesungguhnya terbagi tiga yaitu
:
apa
yang dimakan lalu habis,
apa
yang dipakai lalu lusuh,
dan
apa yang disedekahkan
akan
tersimpan untuk akhirat.
Tidak
ada sesuatu yang lebih baik daripada akal
yang
diperindah dengan ilmu, ilmu dengan kebenaran, kebenaran dengan kebaikan,
kebaikan dengan taqwa.
Awalilah
kesuksesan
dengan
berani melihat kekurangan diri sendiri.
Waktu
adalah modal utama dalam hidup kita,
maka berbahagialah bagi siapapun yang pandai
mengatur
dan memanfaakan waktu
sehingga
tidak berlalu sia-sia.
Tidak
akan pernah tentram rumah tangga
yang
tidak mengarahkan anggota keluarganya
untuk
bersungguh-sungguh taat kepada Allah.
Ciri
Entreprener muslim :
Saat
mencarinya
sangat
menjaga keadilan dan kejujuran,
lalu
setelah mendapatkannya
didistribusikan
untuk kepentingan umat.
Jika
kita memelihara kebencian dan dendam,
maka
seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki
akan
habis dan kita tidak akan pernah
menjadi
orang produktif.
Orang
serakah tidak akan pernah merasakan
lezatnya
dan manisnya kenikmatan,
dia
bagaikan orang makan yang tidak pernah merasakan kenyang dan nikmatnya makanan.
Ada
dua macam perjuangan :
perjuangan untuk tetap hidup di dunia
dan
perjuangan untuk meraih kehidupan kekal di akhirat dengan sebaik-baiknya.
Barang
siapa ingin dunia harus dengan ilmu,
ingin akhirat harus dengan ilmu,
ingin
dunia dan akhirat harus dengan ilmu.
Tidak
ada penghinaan yang akan membuat kita sengsara jika kita jadikan itu sebagai ladang
amal
untuk
meningkatkan kemuliaan
dengan
memaafkan dan sabar.
Orang
tawadu’
tidak
pernah melihat orang lain
lebih
rendah dari dirinya.
Kehidupan
adalah medan perang
tanpa
gencatan senjata,
titik
lemah manusia adalah ketika akalnya tertutup
oleh
hawa nafsu
sehingga
salah memilih jalan dan keputusan.
Jalan
terbaik bagi kita
membalas
dendam terhadap musuh
adalah
dengan cara
meningkatkan
derajat dan kehormatan diri sendiri.
Salah
satu ciri akhlak mulia
adalah
bersikap ramah dan lemah lembut
terutama
kepada
orang yang seharusnya dipimpin dan dibina.
Banyak
orang menginginkan kebahagiaan,
namun
seringkali justru sebaliknya yang didapatkan, sebab dia salah memahami arti
kebahagiaan itu sendiri.
Kita
harus bersabar tidak hanya dalam kesempitan
tapi
juga dalam kelapangan.
Seni
yang paling baik dalam bersilaturahmi
adalah
banyak-banyak untuk mengingat
dan
mengakui kekurangan diri sendiri.
Banyak
orang berusaha untuk merubah dunia ,
tapi
sedikit sekali
orang
yang terlebih dahulu berusaha merubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik
dan shaleh.
Bukti
ketakwaan adalah bertawakal dengan baik terhadap apa yang belum dicapai,
merasa
rida terhadap apa yang belum diperoleh, bersikap sabar terhadap apa yang luput
diperoleh.
Orang
sukses sejati
adalah
orang yang terus berusaha membersihkan hati.
Kekuatan
rohani
terbentuk
dengan adanya kesadaran dan perasaan
akan
adanya hubungan dengan Allah
kita
wajib menjadikannya sebagai harta
yang
tidak akan pernah habis dan sirna.
Amatlah
akan sangat beruntung sukses dan bahagia
bagi
orang yang beriman dan khusuk dalam shalatnya.
Jika
hati seseorang
telah
diberi makanan berupa dzikir
dan
diberi minuman berupa tafakur
serta
bersih dari penyakit duniawi,
maka
akan tampak berbagai hikmah dan keajaiban.
Kebohongan
pertama
akan
melahirkan kebohongan-kebohongan lain
yang
akan menyebabkan seseorang
kehilangan
jati diri dan kemuliaannya.
Allah
lebih mencintai orang yang diberi sedikit rizki
dan
dia tidak pernah berkeluh kesah sedikitpun
dari
pada orang kaya yang selalu merasa kekurangan.
Rizki
yang bermanfaat adalah rizki yang disedekahkan.
Kalau
kita sudah dekat dengan Allah,
maka
kita akan mendapat ketenangan
dalam
persaingan hidup ini.
Sehingga
tidak akan merasakan kekecewaan dalam setiap kegagalan.
Allah
memerintahkan ibadah kepada kita
bukan
semata-mata untuk diriNya
tapi
justru untuk kebaikan diri kita sendiri.
Rahasia
mengatasi kesombongan diri kita adalah
jangan
pernah melihat atau memandang orang lain
lebih rendah dari dirinya.
Kalau
kita tahu bahwa kecerdasan itu ,
ia bisa menempatkan sesuatu dengan sangat
tepat dijalan yang disukai Allah swt.
Islam
mengajarkan kita untuk berfikir
tentang
saat kematian
tentang
keadaan alam kubur
dan
befikir suatu masa yang belum datang.
Seorang
pemimpin sejati
dia
tidak berfikir untuk hari saja,
tapi
mampu membuat perencanaan
5
sampai 10 tahun kedepan,
juga
strategi jangka panjang dan jangka pendek.
Jangan
ada pertengkaran ,karena buat apa !!
tak menghasilkan sesuatu yang berguna.
Berfikirlah
mau dijadikan apa rumah tangga kita,
apa
akan berkaya-kaya di dunia, tapi disiksa diakhirat, atau berlimpah didunia dan
diakhirat ahli surga.
Kita
butuh pemimpin yang akur,
orang
– orang pintar yang bisa akur
dan
kita butuh juga rakyat yang mau akur
mulailah
dengan diri sendiri untuk akur dengan siapapun.
Tak
sedikit orang yang cita-citanya
hanya
sampai dunia saja.
Berfikirlah
jauh kedepan
karena
berfikir jauh itu
menentukan
apa yang bisa kita lakukan.
Seseorang
yang mampu kendalikan perasaannya
adalah
orang yang bisa memahami siapa dirinya.
Seorang
pemimpin yang baik
ia
selalu berusaha memimpin lisan nya ,
karena
setiap kata yang buruk itu
bagaikan
pisau yang mengiris
atau
palu yang menghantam.
Kejujuran
akan melahirkan
komitmen-komitmen
dari orang lain
untuk
membenarkan dan mempercayai kita
serta
munculnya rasa aman bagi orang lain.
Tabiat
nafsu selalu tidak sebanding
antara
kesenangan yang didapat dan akibat
atau
resiko yang diterimanya.
Pujilah
dengan tulus dan tepat
terhadap
sesuatu yang layak untuk dipuji
sambil
dikaitkan dengan kebesaran Allah ,
agar
kita tetap ingat
pada
asal muasal nikmat yang diraihnya.
Tidak
pernah ada orang yang menjadi miskin
karena
rajin bersedekah .
Tingkatkanlah
sedekah kita selama di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.
Jadikanlah
setiap detik berharga dimata Allah swt. Detik-detik yang telah kita lewati
tidak
akan pernah kembali
maka
gunakan setiap kesempatan
dengan
perbuatan yang mulia.
Bersedekahlah
dimanapun kita berada
tanpa
harus memilih atau memilah
apa
yang hendak kita sedekahkan .
Saudaraku
berlomba-lombalah dalam beramal
karena
tabungan yang hakiki
adalah
amal perbuatan kita
yang
dilakukan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.
Bila
kita mencela orang maka kita cacat hati
karena
tidak mampu melihat hikmah Allah,
cacat
adab karena merendahkan makhluk Allah
dan
cacat akhlak karena tak berbuat apa-apa.
Jangan
pernah ragu atas milik Allah ,
hanya
Allah pemberi hidayah.
Kita
harus terus meningkatkan
mutu
keyakinan kepada Allah ,
agar
Allah juga selalu yakin untuk memberikan
apapun
yang kita minta dan yang tidak kita minta.
Orang
yang hatinya diberi cahaya oleh Allah
ketika
melihat sesuatu
hatinya
pun ikut melihat keagungan Allah.
Berjuang
memuliakan orang tua kita ,
bukan
berarti kita sanggup memberikan petunjuk .
Kita
berjuang lewat doa dan perbuatan, dengan harapan Allah yang memberikan
petunjuk.
Sempurnakanlah
ikhtiar kita ,
kejarlah
pertolongan Allah,
semoga
Allah menolong kita
menjadi
orang yang selalu rindu,
mengenal
Allah dan diberi karuniaNya.
Kunci
dari kredibilitas adalah kejujuran.
Kita
harus belajar yakin
bahwa
tak ada satupun pengundang bencana,
kecuali
perilaku kita sendiri
dan
tak ada yang bisa menolong kita kecuali Allah.
Cahaya
yang menerangi hati manusia
adalah
nur dari sifat-sifat Allah.
Cahaya
yang tampak
adalah
berkas cahaya yang diciptakanNya
dan
Cahaya yang tidak tampak
adalah
Cahaya dari sifat-sifat Allah.
Jangan
menyuruh orang lain
sebelum
menyuruh diri sendiri,
jangan
melarang orang lain
sebelum
melarang diri sendiri.
Kalau
hati tertutup maka dunia ini menakutkan.
Melihat
uang takut tidak mendapat bagiannya.
Ketika
sudah dapat justru takut hilang.
Hikmah
menjaga kesucian qolbu
adalah
dibukanya pintu hikmah oleh Allah.
Bagi
orang-orang yang hatinya terbuka,
insya
Allah tidak ada kerisauan tentang rezeki.
Rizki sudah pasti Allah membagikan,
tidak
akan pernah tertukar.
Marilah
kita rasakan,
apapun
yang kita raba
dengan
indra membuat kita mengenal hikmah
dibalik
setiap kejadian yang ada.
Biasakanlah
anak-anak untuk mandiri,
bebas
dan berani bertanggung jawab.
Sehingga
mereka akan tumbuh
dan
berkembang dengan kepercayaan diri yang tinggi.
Jika
anda merindukan keindahan
maka
berbuatlah kebajikan
karena
kebajikan merupakan budi pekerti yang indah, sedangkan dosa
adalah
perbuatan yang menyesakkan dada.
Orang
yang hatinya kotor
tidak
akan peka
dengan
perilaku maksiat yang dilakukannya.
Seorang
pemimpin yang bersyukur
akan
berjuang sekuat tenaga
untuk
membuat orang yang dipimpinnya
mengenal
Allah dan mengenal kebenaran.
Pemimpin
yang amanah akan bertanggung jawab terhadap perkara sekecil apapun.
Setiap
berkata benar-benar tidak ada keraguan
tak
meremehkan waktu walau sedetikpun.
Dengan
ilmu seorang suami atau istri
akan
berbuat apapun dengan penuh keikhlasan
dan
merasa rida dalam melayani
dan
berkhitmad terhadap pasangannya masing-masing.
Derajat
suami ditentukan oleh perjuangannya
menjadi
pemimpin rumah tangga,
sehingga
ia akan menuntut dirinya untuk menjadi tauladan bagi keluarga yang dipimpinnya.
Istri
yang bersikap setia dan jujur kepada suami, meringankan setengah beban kehidupan
suami,
minimal
senyuman yang membahagiakan,
surga
pahalanya.
Janganlah
kita merasa kecewa jika tidak mengerti, tetapi hendaklah kecewa karena tidak
belajar.
Menularnya
akhlak yang buruk terhadap lingkungan kita akibat tidak punya keberanian kita
dalam
menyampaikan kebenaran.
Apabila
kita tak melatih
terhadap
kejenuhan menuntut ilmu,
maka
kita harus siap dalam kerendahan.
Tidak
akan ada penyebar fitanah,
apabila tidak ada yang mendengarnya.
Termasuk
dosa besar,
jika
kita mengagumi alam dan segala isinya
tetapi
lupa kepada yang Maha Menciptakannya.
Putus
asa adalah kesalahan fatal manusia
karena
didalam
kesusahan ada hikmah yang sangat besar.
Orang
yang paling jahat
dari
pada penggunjing dan penyebar fitnah
adalah
orang yang senang mendengarkan mereka.
Lapangkanlah
selalu hati kita,
karena
apa yang dibangun oleh akal yang luas
dapat
dihancurkan oleh hati yang sempit.
Jangan
kita berbicara tanpa akal
dan
jangan bekerja tanpa perencanaan
karena
hasilnya akan kecil
dan
lebih jauhnya berantakan.
Ikhlas
adalah kunci kekuatan dalam cobaan,
Ditengah
kedukaan gempa Aceh,
kepedulian
dari kita semua merupakan bentuk perhatian yang sangat dibutuhkan mereka.
Apabila
kita memperoleh pangkal kenikmatan
janganlah
kita menghilangkan ujungnya
karena
hal itu merupakan tanda tidak bersyukur.
Sungguh
indah sekali dimata Allah jika kita mengamalkan kebajikan
tetapi
kita merahasiakannya.
Allah
memberikan rejeki kepada burung
tetapi
tidak dengan meletakkan rezeki itu disarangnya, maka sempurnakanlah sesuatunya
dalam berikhtiar.
Sirnalah
kebahagiaan seorang wanita
jika
ia tidak mampu
menjadikan
suaminya kawan yang termulia.
Orang
yang takut mati
tidak
akan luput dari kematian
dan
ketahuilah orang yang mencintai dunia juga
tidak
akan hidup kekal.
Orang
tidak pernah merasakan
pahit
getirnya kemiskinan
tidak
akan merasakan lezatnya kekayaan.
Orang
yang rela mengorbankan kemerdekaannya
berarti
ia mengorbankan sifatnya sebagai manusia.
Kalau
Allah menghendaki keburukan seseorang
maka
dia menguasakan atasnya pendengki
yang
tidak punya belas kasihan.
Sungguh
aneh orang yang dipuji karena kebaikannya, sedangkan dia tidak memiliki
kebaikan apapun.
Kedermawanan
sejati
adalah
bila memberikan sesuatu kepada orang lain
sedangkan
anda sendiri ikhlas memberikannya.
Bahagiakanlah
keluarga kita
sebelum
membahagiakan orang lain.
Keluarga
akan bahagia
jika
seluruh anggota keluarga merasa bahagia
dan
saling membahagiakan dan rumahnya.
Kita
jadikan musibah membuat kita makin tunduk, rendah hati, gemar bersujud.
Jadikanlah
ibadah tawaf di Baitullah
menjadi
sarana melatih kesabaran,
hingga
kembalinya seseorang dari berhaji
tumbuh
dalam jiwanya sifat penyabar.
Puncak
haji adalah saat wukuf di arafah
yang
menjadi puncak penghambaan
seseorang
kepada Allah,
maka
hendaknya sorang yang berhaji
senantiasa
merasa rendah diri.
Perjuangan
penuh peluh bahkan darah
saat
melempar jumrah
menjadi
lambang perjuangan seseorang
dalam
melawan syetan dalam kehidupannya.
Orang
pertama yang banyak mengambil manfaat
dari
tindakan membahagiakan orang lain
adalah
mereka yang menjadikan tindakan itu
sebagai
prioritas dalam hidup mereka.
Masa
lalu itu sudah tidak ada,
jangan
sekali-kali hidup dalam mimpi buruk masa lalu, dan di bawah payung masa silam.
Jangan
terlalu resah dengan musibah yang menimpa sebab dzat yang menentukan itu semua
,
punya
surga, pahala, pengganti,
dan
ganjaran yang besar.
Allah
akan senantiasa dekat jika dipanggil ,
senatiasa
mendengar jika diseru,
dan
akan mengabulkan jika dimohon.
Berbuat
baik itu seperti parfum
yang
memberikan manfaat
kepada
yang membawa , yang menjual,
sekaligus
yang membelinya.
Orang
yang paling baik ialah
yang
mengetahui kekurangan diri dan memperbaikinya,
sehingga
bertambah kebaikannya.
Orang
yang sempurna ilmu dan dan imannya
akan
terlihat sempurna amalnya
karena
sempurna ketaqwaan kepada Allah.
Kenali
kekurangan diri sendiri
agar
tidak sombong
dan
ketahui kelebihan diri sendiri
agar
tidak rendah diri.
Memikirkan
kekurangan diri sendiri
mendatangkan
kemuliaan.
sibuk
melihat keburukan orang lain
mendatangkan
kehinaan.
Semakin
cepat bertaubat kepada Allah
atas
kemaksiatan yang dilakukan
niscaya
akan semakin tenang hati kita.
Maafkan
dan doakanlah orang – orang
yang
pernah berbuat tidak baik kepada kita,
karena
diberikan kepada seorang yang memaafkan itu, kemuliaan.
Kebahagiaan
itu hanya diberikan
kepada
orang – orang yang gemar memberi,
karenanya
jauh lebih baik kita memberi
sebelum
tangan kita menerima.
Ketaatan
dan ketawakalan ,tidak bersikap mubazir
dan
tidak melampaui batas
adalah
ciri dari muslim yang tawadlu.
Tumbuhkan
kasih sayang,
karena
ia akan melahirkan
kemampuan
mengendalikan diri
dan
mendzolimi orang lain.
Tidak
ada yang lebih berbahaya
dalam
kehidupan berumah tangga
kecuali
jika membiarkan kemaksiatan didalamnya.
Jangan
menunda berbuat kebaikan
karena
akan menutup kebaikan yang lainnya,
menunda
kebaikan
menghilangkan kesempatan untuk beramal.
Kesuksesan
usaha
adalah
bertambahnya manfaat bagi sesama.
Berjuta
manusia merasakan kenikmatan di Baitullah, seharusnya kenikmatan itupun
menyertai
ibadah – ibadah lainnya
sepulang
dari Baitullah.
Sikap
berhati – hati dalam berkata dan berbuat lahir dari kemampuannya mengendalikan
diri , itulah buah yang harus dipetik oleh orang – orang yang pulang dari Tanah
Suci.
Bila
kelapangan materi yang Allah berikan untuk berhaji membuat bangga diri
maka
yang didapat hanyalah kehinaan belaka.
Haji
yang mabrur
tiada
ganjarannya yang sesuai melainkan surga.
Tidak ada jalan bagi kita untuk menjadi
sombong
dan
takabur dengan jamuan Allah di Arofah,
kecuali
kita
harus semakin memperbaiki kualitas diri sendiri.
Berkurban
adalah jalan untuk melatih diri
memupus
rasa cinta akan dunia
dan
melatih jiwa untuk berbagi rizqi dengan yang lain.
Berbanggalah
dengan predikat haji yang disandang hanya akan menghinakannya,
namun
jika kesederhanaan yang ditampakkan
maka
akan menambah kemuliaan.
Apa
yang kita kurbankan di dunia
dari
daging dan darahnya
tidaklah
berarti apa – apa
kecuali
jika bernilaiketakwaan.
Seseorang
mulia bukan karena apa yang dimilikinya
tapi
karena pengorbanannya
untuk
memberikan manfaat dari orang lain.
Beragam
keistimewaan dan keutamaan
yang
berpuncak pada surga
yang
menanti seseorang yang berhaji,
namun hanya diperuntukkan bagi orang – orang
yang meraih haji mabrur.
Kekuatan
terbesar dari kata – kata yang kita ucapkan adalah pada saat kita mampu
berbicara jujur.
Ungkapan
terimakasih kita kepada orang lain
adalah
bagian rasa syukur kita kepada Allah,
karena tidak dikatakan bersyukur
orang
yang tidak berterimakasih kepada sesama.
Bertindaklah
yang diridoi Alah,
karena
sedikit saja tergelincir dalam dosa
mampu
memporak - porandakan kehidupan keluarga.
Rumah
yang barokah
adalah
rumah yang memberikan kesejukan,
ketenangan
bagi penghuninya
dan
itu akan diperoleh jika rumah itu
banyak
dipakai untuk mengingat Allah.
Amanah
mengemban peran dalam keluarga
akan
melahirkan keseimbangan
yang
pada akhirnya akan lahir keharmonisan.
Bagi yang ridlo dengan ketentuan Allah,
maka
ia akan merasakan hikmah
dibalik
takdir Allah atas dirinya.
Ketika
kita menerima ujian dan cobaan
maka
tidak ada jalan yang lebih menentramkan
kecuali
meyakini
bahwa
pemberi jalan terangan hanyalah Allah.
Saat
menjalankan ibadah haji
adalah
saat menunjukkan ketaatan yang sempurna sebagai manusia kepada Allah.
Predikat
haji tidak mulia
bila
menjadikan seseorang sombong
dan
merasa lebih dari orang lain.
Hikmah
ibadah haji adalah pengorbanan,
kesungguhan
dan keyakinan yang kuat kepada Allah.
Berbahagialah
bila diberi kemampuan menunaikan ibadah haji
karena
itu merupakan nikmat yang sangat besar bagi kaum muslim.
Kesempurnaan
seorang muslim ialah
mampu
menjalankan semua rukun islam
yang
puncaknya adalah ibadah haji.
Bekal
ilmu akan memudahkan
dalam
menjalankan ibadah haji,
tanpa
ilmu ibadah bisa rusak dan tidak diterima Allah.
Sungguh
mulia yang hajinya Mabrur
karena
ia mendapat surga sebagai balasannya.
Orang
baik bukan yang tanpa kekurangan,
tapi
yang selalu memperbaiki
kekurangannya.
Berkorban
jiwa dan harta
serta
sungguh – sungguh mencapai kebaikan
merupakan
semangat haji mabrur.
Mabrurnya
haji seseorang ialah
bertambahnya
amal solehnya,
mulia
akhlak
dan
kecintaannya kepada Allah dan Rosul-Nya.
Predikat
haji bukan untuk dibanggakan kepada manusia tapi untuk dipertanggung jawabkan
pada Allah.
Usaha
yang berkah
adalah
yang menambah kebaikan
dan
tidak menzalimi orang lain.
Siapa
yang dengan hajinya mampu menolak kemaksiatan maka mendapat keutamaa pahala
haji.
Kejujuran
adalah ketenangan,
kebohongan
adalah keresahan,
malu
adalah benteng pelindung,
ilmu adalah hujjah,
kefasihan
adalah keindahan,
diam
adalah kebijaksanaan.
Dari
Abu Qatadah,
Rasulullah
saw bersabda
bahwa
puasa hari assyura (10 Muharram) itu menghapuskan dosa 1 tahun yang telah lalu.
(H.R.Muslim)
Mengapa
harus menyerah
jika
berdiam diri tidak membuat waktu berhenti, rintangan hanyalah sebuah jeda
kehidupan,
penguji ketulusan perjuangan,
jihad menggapai ridho Illahi. Alloohu Akbar!!
“Berlomba-lombalah kamu
untuk
mendapatkan ampunan dari Tuhanmu
dan
surga yang luasnya seluas langit dan bumi,
yang
disediakan bagi orang-orang yang beriman
kepada
Alloh dan rasul2-Nya.”
(Q.S. 57:21)
Bahkan
dalam letih pun seorang da’i tetap tersenyum, karena apa yang kita tunaikan
menjadi jaminan bermakna untuk usia dan bermanfaat untuk kehidupan. Semoga kita
bisa menjaga keikhlasan hingga tiap jerih payah kita bisa berbalas pahala-Nya.
“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah hartamu dan anak-anakmu
melalaikanmu
dari mengingat Alloh.
Barangsiapa
yang berbuat demikian
maka
mereka itulah orang-orang yang merugi.”
(Q.S. 63:9)
(
Edoy Permana )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar